Zelenskyy menyebut pertemuan trilateral Ukraina-Rusia-AS untuk perundingan perdamaian mungkin digelar September 2026, di tengah serangan Rusia ke Kyiv. Mediasi AS kembali aktif dengan kunjungan utusan khusus ke Moskow dan Kyiv.
Zelenskyy menyebut pertemuan trilateral Ukraina-Rusia-AS untuk perundingan perdamaian mungkin digelar September 2026, di tengah serangan Rusia ke Kyiv. Mediasi AS kembali aktif dengan kunjungan utusan khusus ke Moskow dan Kyiv.
Breaking News: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa pertemuan trilateral antara Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat untuk perundingan perdamaian kemungkinan digelar paling cepat pada September 2026. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa (8/9) di tengah eskalasi serangan Rusia ke Kyiv yang menewaskan tiga orang.
Mediasi AS Kembali Aktif
Zelenskyy mengonfirmasi semua pihak saat ini mempersiapkan pertemuan tersebut. Keterlibatan kembali Washington dalam mediasi ditandai dengan kunjungan utusan khusus Presiden AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Moskow dan Kyiv pada akhir pekan lalu, setelah upaya perdamaian sempat tertunda berbulan-bulan. Ini menjadi perkembangan diplomatik yang signifikan dalam upaya mengakhiri konflik yang berkepanjangan.
Serangan misil dan drone Rusia yang dilancarkan hanya beberapa jam sebelum pernyataan Zelenskyy menjadi pengingat beratnya situasi di lapangan. Meskipun ada progres diplomasi, pihak Ukraina tetap dalam posisi siaga tinggi terhadap ancaman militer dari Rusia. Perundingan trilateral ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju gencatan senjata yang lebih stabil.