Pemberontak menyerang pinggiran ibu kota Bangui, Afrika Tengah, pada Minggu (15/9), menewaskan puluhan orang dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah dan MINUSCA. Serangan berhasil dipukul mundur, tetapi situasi keamanan masih tegang.
Pemberontak menyerang pinggiran ibu kota Bangui, Afrika Tengah, pada Minggu (15/9), menewaskan puluhan orang dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah dan MINUSCA. Serangan berhasil dipukul mundur, tetapi situasi keamanan masih tegang.
Kelompok pemberontak melancarkan serangan besar-besaran ke pinggiran ibu kota Bangui, Afrika Tengah, pada Minggu (15/9). Pertempuran sengit terjadi antara pemberontak, pasukan pemerintah, dan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (MINUSCA), yang dilaporkan menewaskan puluhan orang, termasuk warga sipil. Serangan ini merupakan yang terbesar mendekati ibu kota dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah setempat menyatakan serangan berhasil dipukul mundur, namun situasi keamanan di wilayah itu masih tetap tegang. Pemberontak yang tergabung dalam koalisi kelompok bersenjata diduga bertujuan menggulingkan pemerintahan yang sah. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah pasti korban jiwa dari pihak mana pun.
Pasukan MINUSCA terus berupaya mengamankan area terdampak dan mencegah eskalasi lebih lanjut dengan mengerahkan patroli tambahan untuk melindungi penduduk sipil. Serangan ini kembali menyoroti kerentanan keamanan di Afrika Tengah, negara yang telah lama dilanda konflik bersenjata. Otoritas setempat mengimbau warga untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan.