Kapal tanker terkena tiga proyektil di Selat Hormuz pada 1 September 2026, tanpa korban jiwa. UKMTO mengimbau kewaspadaan di tengah ketegangan AS-Iran yang memicu rawan insiden keamanan di jalur energi vital tersebut.
Kapal tanker terkena tiga proyektil di Selat Hormuz pada 1 September 2026, tanpa korban jiwa. UKMTO mengimbau kewaspadaan di tengah ketegangan AS-Iran yang memicu rawan insiden keamanan di jalur energi vital tersebut.
Sebuah kapal tanker dilaporkan terkena tiga proyektil saat keluar dari Selat Hormuz, di lepas pantai Oman, pada 1 September 2026. Insiden terjadi sekitar 17 mil laut timur Khasab, demikian diumumkan oleh Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).
Menurut laporan UKMTO, tidak ada korban jiwa maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat serangan terhadap kapal tanker tersebut. Peristiwa ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, pasca serangan balasan Iran ke pangkalan-pangkalan AS di Yordania dan Uni Emirat Arab. Selat Hormuz, sebagai rute pelayaran energi paling penting di dunia, kian rawan terhadap insiden keamanan.
Menanggapi insiden tersebut, UKMTO mengimbau seluruh kapal yang melintas di kawasan untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menjadi peringatan penting bagi awak kapal dan operator pelayaran di tengah kondisi geopolitik yang belum stabil.