IRGC Iran mengklaim berhasil menembak jatuh drone MQ-1 Predator milik AS di perairan teritorial Iran pada 15 September 2026. Klaim ini muncul di tengah ketegangan kedua negara di Teluk Persia, sementara AS belum memberikan tanggapan resmi.
IRGC Iran mengklaim berhasil menembak jatuh drone MQ-1 Predator milik AS di perairan teritorial Iran pada 15 September 2026. Klaim ini muncul di tengah ketegangan kedua negara di Teluk Persia, sementara AS belum memberikan tanggapan resmi.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone bersenjata MQ-1 Predator milik militer Amerika Serikat (AS) pada Minggu (15/9/2026). Drone tersebut dinilai memasuki wilayah udara Iran di atas perairan teritorial negara itu dalam sebuah operasi permusuhan.
Menurut pernyataan resmi IRGC yang dikutip kantor berita IRNA, sistem rudal pertahanan udara canggih Iran berhasil mendeteksi dan menembak jatuh drone Predator tersebut. Hingga saat ini, pihak militer AS belum memberikan tanggapan resmi atas klaim Iran.
Klaim ini muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran dan AS, khususnya terkait aktivitas militer di kawasan Teluk Persia. IRGC menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk pertahanan terhadap pelanggaran kedaulatan wilayah udara Iran.