Militer AS melancarkan serangan pencegahan terhadap peluncur roket Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz, pada 30 Agustus 2026 untuk mencegah gangguan pelayaran. Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap posisi AS di Yordania, Uni Emirat Arab, dan sejumlah negara Teluk.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan pencegahan terhadap sejumlah peluncur roket Iran di Pulau Larak, lepas pantai selatan Iran, pada Minggu, 30 Agustus 2026. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan operasi ini bertujuan mencegah Iran kembali memasang ranjau laut di perairan strategis Selat Hormuz.
Serangan Pencegahan Picu Ketegangan
Washington menilai peluncur roket tersebut akan digunakan untuk mengganggu jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz. Pulau Larak, yang terletak di dekat jalur minyak utama, menjadi sorotan dalam eskalasi terbaru antara AS dan Iran. Otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan yang menargetkan fasilitas militernya di pulau tersebut.
Serangan ini memicu gelombang serangan balasan Iran terhadap posisi AS di Yordania, Uni Emirat Arab, dan sejumlah negara Teluk dalam hari-hari berikutnya. Konteks ini menambah ketegangan di kawasan yang sudah rentan akibat sengketa keamanan jalur energi global.
Topik: Serangan Militer, Konflik Iran-AS, Selat Hormuz
Organisasi: Militer Amerika Serikat, Komando Pusat AS (CENTCOM)
Lokasi: Pulau Larak, Iran, Selat Hormuz, Yordania, Uni Emirat Arab