AS melancarkan serangan dua hari di Iran pada awal Agustus 2026, mengakibatkan 14 tewas dan 78 luka menurut data resmi Iran. Operasi menyasar lima provinsi dan terjadi setelah putusnya nota kesepahaman damai antara kedua negara.
AS melancarkan serangan dua hari di Iran pada awal Agustus 2026, mengakibatkan 14 tewas dan 78 luka menurut data resmi Iran. Operasi menyasar lima provinsi dan terjadi setelah putusnya nota kesepahaman damai antara kedua negara.
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer selama dua hari berturut-turut di wilayah Iran, menewaskan 14 orang dan melukai 78 warga sipil menurut data resmi pemerintah setempat. Operasi yang terjadi pada 7 dan 8 Agustus 2026 ini menyasar lima provinsi berbeda di Iran, dengan korban tewas termasuk tiga warga di sekitar Kota Ahvaz, barat daya negara itu.
Kepala Pusat Hubungan Masyarakat Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, secara resmi mengonfirmasi angka korban tersebut. Dari 78 korban luka akibat serangan tersebut, 47 orang masih dalam perawatan intensif di rumah sakit, sementara sisanya telah diizinkan pulang.
Operasi militer AS ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang terjadi setelah berakhirnya nota kesepahaman damai antara Washington dan Teheran.