TNI AL menggelar Patroli Tempur Laut Terpadu di Perairan Natuna pada 2–4 September 2026 dengan melibatkan dua KRI dan satu pesawat patroli untuk meningkatkan kesiapan tempur dan koordinasi pengamanan wilayah perbatasan.
TNI AL menggelar Patroli Tempur Laut Terpadu di Perairan Natuna pada 2–4 September 2026 dengan melibatkan dua KRI dan satu pesawat patroli untuk meningkatkan kesiapan tempur dan koordinasi pengamanan wilayah perbatasan.
TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar Patroli Tempur Laut Terpadu (PTLT) di Perairan Natuna pada 2–4 September 2026. Latihan ini melibatkan KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Bung Tomo-357, dan satu pesawat patroli maritim CN-235.
PTLT bertujuan meningkatkan kesiapan tempur dan koordinasi antar kapal perang (KRI) dalam mengamankan wilayah yurisdiksi nasional. Skenario latihan mencakup penangkalan terhadap pelanggaran wilayah serta penyelamatan kombatan di laut.
Komando Armada I memimpin latihan yang difokuskan pada penguasaan laut di daerah perbatasan. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Natuna yang strategis.