TNI dan Polri menggelar latihan gabungan Operasi Cakra 2026 di Jakarta pada 17 Agustus 2026 untuk mengantisipasi ancaman teror, dengan simulasi penyanderaan, pengeboman, dan serangan objek vital, melibatkan Kopassus dan Densus 88.
TNI dan Polri menggelar latihan gabungan Operasi Cakra 2026 di Jakarta pada 17 Agustus 2026 untuk mengantisipasi ancaman teror, dengan simulasi penyanderaan, pengeboman, dan serangan objek vital, melibatkan Kopassus dan Densus 88.
TNI dan Polri menggelar latihan gabungan bertajuk Operasi Cakra 2026 pada 17 Agustus 2026 di Jakarta sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman teror di ibu kota. Latihan ini melibatkan pasukan khusus dari kedua institusi, yakni Kopassus dari TNI dan Densus 88 Antiteror dari Polri.
Dalam latihan tersebut, personel menyimulasikan sejumlah skenario darurat, termasuk penyanderaan, pengeboman, dan penyerangan terhadap objek vital. Tujuan utama latihan gabungan ini adalah meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta respons cepat antara TNI dan Polri dalam menghadapi situasi terorisme. Selain itu, latihan juga menguji prosedur standar operasi yang telah ditetapkan untuk penanganan ancaman serupa.
Latihan yang diberi nama Operasi Cakra 2026 ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan ibu kota dari potensi serangan teror. Seluruh kegiatan bersifat latihan terencana dan tidak ada korban atau insiden nyata dalam simulasi ini.