TNI AU menggelar latihan penembakan rudal RBS-70 dan Grom di Batam pada 28–29 Agustus 2026 untuk meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman udara kecepatan rendah. Latihan ini dilakukan dengan target drone sebagai bagian dari pemeliharaan kemahiran tahunan personel Sat Rudal.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Satuan Rudal Pertahanan Udara (Sat Rudal) menggelar latihan penembakan rudal darat-ke-udara RBS-70 dan Grom di Pulau Ngenang, Batam, pada 28–29 Agustus 2026. Latihan rudal ini bertujuan memelihara dan meningkatkan kemahiran personel dalam mengoperasikan sistem senjata serta menanggulangi ancaman udara berkecepatan rendah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AU menjaga kesiapan siaga 24/7 untuk mengamankan ruang udara kedaulatan nasional.
Skenario Uji Tembak dengan Target Drone
Dalam latihan, personel melakukan deteksi, penjejakan, dan penembakan terhadap sasaran udara yang diwakili oleh drone. Komandan Satuan menegaskan bahwa latihan rutin pertahanan udara ini memelihara kesiapan tempur Sat Rudal. Latihan penembakan rudal RBS-70 dan Grom menjadi salah satu agenda pemeliharaan kemahiran tahunan TNI AU di bidang pertahanan udara di Batam.
Personel Sat Rudal dilatih untuk meningkatkan respons cepat dan akurasi penembakan dalam berbagai skenario ancaman. Dengan latihan ini, TNI AU berkomitmen menjaga kesiapan operasional dalam melindungi ruang udara Indonesia, khususnya di wilayah Batam dan sekitarnya.
Topik: latihan rudal darat-ke-udara, TNI AU, pertahanan udara
Organisasi: Satuan Rudal Pertahanan Udara (Sat Rudal), TNI Angkatan Uadara
Lokasi: Pulau Ngenang, Batam