Serangan drone menewaskan 12 personel dan merusak pangkalan militer di timur Sudan, memperburuk konflik yang telah berlangsung lebih dari setahun antara militer negara dan kelompok paramiliter RSF.
Serangan drone menewaskan 12 personel dan merusak pangkalan militer di timur Sudan, memperburuk konflik yang telah berlangsung lebih dari setahun antara militer negara dan kelompok paramiliter RSF.
Serangan drone menewaskan 12 personel militer di sebuah pangkalan militer di wilayah timur Sudan pada hari Selasa. Serangan itu juga memicu kebakaran besar dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada fasilitas militer. Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengklaim tanggung jawab atas insiden ini.
Serangan tersebut terjadi di tengah konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari setahun antara Tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Lokasi kejadian di wilayah timur mengindikasikan perluasan geografis kekerasan, yang sebelumnya lebih terkonsentrasi di ibu kota Khartoum dan wilayah Darfur.
Peristiwa ini semakin menyoroti kerentanan target militer dalam dinamika konflik modern. Pemerintah Sudan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait detail korban jiwa maupun kronologi insiden serangan drone yang mematikan ini.