Iran mengklaim menyerang fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan drone sebagai bagian dari Operasi Lightning, serta menembak jatuh drone MQ-9 AS di wilayahnya.
Iran mengklaim menyerang fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan drone sebagai bagian dari Operasi Lightning, serta menembak jatuh drone MQ-9 AS di wilayahnya.
Militer Iran melancarkan serangan menggunakan drone terhadap fasilitas pertahanan Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain, sebagai bagian dari fase kesepuluh Operasi Lightning. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan serangan ini sebagai aksi balasan.
Di Kuwait, target serangan difokuskan pada sistem radar dan baterai rudal Patriot di Pangkalan Udara Ali Al Salem. Sementara itu, di Bahrain, sistem komunikasi dan radar di Pangkalan Sheikh Isa menjadi sasaran.
IRGC juga mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone pengintai MQ-9 Reaper milik AS di wilayah Khuzestan, Iran barat daya. Serangan balasan ini menandai peningkatan eskalasi ketegangan militer langsung antara kedua negara di kawasan Teluk Persia.