Seorang prajurit TNI AD gugur akibat pengeroyokan di Depok pada 25 April 2026 setelah menegur seorang ibu yang sedang memarahi anaknya. Kemhan telah membenarkan insiden dan akan menempuh proses hukum terhadap pelaku.
Seorang prajurit TNI AD gugur akibat pengeroyokan di Depok pada 25 April 2026 setelah menegur seorang ibu yang sedang memarahi anaknya. Kemhan telah membenarkan insiden dan akan menempuh proses hukum terhadap pelaku.
Sebuah pengeroyokan yang menewaskan seorang prajurit TNI Angkatan Darat terjadi di Depok pada Jumat, 25 April 2026. Kementerian Pertahanan telah mengonfirmasi insiden tersebut dan memastikan proses hukum akan dilakukan terhadap para pelaku.
Berdasarkan laporan awal, peristiwa tragis ini dipicu ketika prajurit gugur tersebut menegur seorang ibu yang sedang memarahi anaknya. Situasi kemudian berubah menjadi konflik fisik yang berujung pada pengeroyokan yang fatal terhadap anggota TNI tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti kerentanan personel militer di tengah lingkungan masyarakat sipil, di luar tugas operasional formal. Kemhan menyatakan komitmen penuh untuk menindak tegas setiap tindakan kekerasan terhadap anggota TNI.