Latihan militer gabungan AS-Filipina, Balikatan 2026, dimulai dengan fokus pada operasi pertahanan maritim di wilayah kepulauan, melibatkan lebih dari 16.000 personel.
Latihan militer gabungan AS-Filipina, Balikatan 2026, dimulai dengan fokus pada operasi pertahanan maritim di wilayah kepulauan, melibatkan lebih dari 16.000 personel.
Latihan militer gabungan terbesar tahunan antara Amerika Serikat (AS) dan Filipina, Balikatan 2026, resmi dibuka. Latihan ini melibatkan lebih dari 16.000 personel dari kedua angkatan bersenjata sekutu.
Fokus utama latihan Balikatan 2026 adalah pada operasi pertahanan maritim dan latihan di wilayah kepulauan. Penekanan ini mencerminkan konteks situasi keamanan di kawasan Laut China Selatan yang sering menjadi sumber ketegangan geopolitik.
Latihan gabungan ini merupakan puncak kerjasama pertahanan rutin antara AS dan Filipina. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan operasional dan interoperabilitas antara kedua militer untuk menanggapi berbagai tantangan keamanan bersama.