Kemlu RI intensifkan upaya diplomasi untuk membebaskan 4 ABK WNI yang dibajak bersama kapal MT Honour di Somalia pada 22 April 2026.
Kemlu RI intensifkan upaya diplomasi untuk membebaskan 4 ABK WNI yang dibajak bersama kapal MT Honour di Somalia pada 22 April 2026.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui KBRI Nairobi kini mengintensifkan koordinasi untuk membebaskan 4 Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour di perairan Hafun, Somalia pada 22 April 2026.
Kapal yang dibajak, MT Honour, diawaki oleh total 16 orang, termasuk 4 ABK WNI, 10 warga Pakistan, 1 orang India, dan 1 dari Myanmar. Fokus utama penyelamatan saat ini adalah pada keselamatan ABK WNI.
Upaya diplomasi dan koordinasi intensif dilakukan dengan melibatkan otoritas lokal Somalia, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha terkait. Keluarga korban, termasuk ibu Kapten Ashari Samadikun, telah secara langsung memohon bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat proses pembebasan.