Jumat, 29 Mei 2026
Portal Berita

Insiden Penembakan Kapal Iran Picu Lonjakan Harga Minyak ke US$96

Insiden Penembakan Kapal Iran Picu Lonjakan Harga Minyak ke US$96

Harga minyak melonjak 7% setelah AS menembak dan menyita kapal Iran di Selat Hormuz. Pertukaran ancaman militer antara kedua negara memicu ketidakpastian geopolitik di pasar energi.

Harga minyak mentah Brent melonjak 7 persen ke level US$96,85 per barel menyusul insiden penembakan dan penyitaan kapal Iran oleh Amerika Serikat di Selat Hormuz. Ketegangan militer langsung memicu gejolak di pasar energi global.

Dinamika Ancaman dan Respon Balasan

Iran mengeluarkan peringatan akan menyerang fasilitas energi negara-negara Teluk sekutu AS jika infrastrukturnya terganggu. Sebaliknya, Washington juga mengancam akan membalas. Pertukaran ancaman ini meningkatkan ketidakpastian geopolitik dan mendorong kenaikan harga lebih lanjut.

Selat Hormuz tetap menjadi jalur pelayaran vital bagi pasokan minyak dunia. Insiden militer terbaru berpotensi mengganggu stabilitas pasokan dan mendorong harga komoditas energi lebih tinggi dalam jangka pendek.

ENTITAS TERKAIT
Topik: penembakan kapal, penyitaan kapal, lonjakan harga minyak, ketegangan di Selat Hormuz, ancaman serangan fasilitas energi
Organisasi: Iran, AS
Lokasi: Selat Hormuz, Teluk

ARTIKEL TERKAIT